Thursday, February 2, 2012

DISTANCE MEASURING EQUIPMENT(DME)

DISTANCE MEASURING EQUIPMENT(DME) Pendahuluan Distance Measuring Equipment(DME) atau alat pengukur jarak adalah sistem radar secondary yang terpulsa yang bekerja pada band 978-1213 MHz. Aslinya alat ini berasal dari Rebecca-Eureka System yang dikembangkan di Inggris selama Perang Dunia II. Persetujuan internasional mengenai karakteristik system yang sebenarnya belum dicapai sampai pada tahun 1919, tapi sejak saat itu penggunaannya sangat cepat meluas. Sistemnya menyediakan daerah beacon miring terhadap benda tetap yang ada di tanah. Perbedaan antara lintasan miring dan lintasan tanah yang dibutuhkan untuk tujuan navigasi, adalah kecil kecuali pesawat sangat jauh ataupun dekat terhadap beacon. Gambar 7.1 menunjukkan hubungan antara lintasan miring, lintasan tanah, dan tinggi menjadi : S2 = G2 + ( H /6080 )2 Dengan mengabaikan bentuk kurva dari muka bumi untuk melihat efek dengan kisaran kesalahan yaitu 1%, S = 1,010 G. Dengan mensusbtitusi G, menyusun kembali dan mengevaluasi kita mendapat S = H/853 untuk 1% kesalahan Oleh karena itu, pada ketinggian 30.000 feet jika pembacaan DME lebih besar dari 35 nautical mil kesalahannya kurang dari 1%. Ketika pada ketinggian 5000 feet lebih besar dari 6 nautical mil pembacaan akan sama menghasilkan kesalahan kurang dari 1%. Dengan lintasan, DME sendiri hanya dapat digunakan untuk penetapan posisi dalam skema rho-rho 3 pembacaan dibutuhkan untuk menghilangkan ambiguitas. Dengan penambahan terhadap info bearing, seperti yang diberikan dari VOR, kita mendapat skema rho-theta. DME dan VOR pada kenyataannya menyediakan sistem lintasan rendah yang sesuai standar ICAO. Sebuah beacon DME juga dapat dilokasikan pada sebuah lapangan terbang/bandara yang difasilitasi dengan ILS, hal ini memberikan lintasan miring yang terus-menerus terbaca dengan ILS, pada saat pendaratan. Beberapa kegunaan DME terbatas pada saat itu. TACAN adalah suatu sistem militer yang memberikan baik lintasan dan bearing terhadap beacon tetap. Bagian ranging dari TACAN mempunyai karakteristik yang sama dengan DME walaupun begitu, TACAN mempunyai kemampuan saluran yang lebih banyak karena adanya tambahan frekuensi pada daerah 962-1213 MHz. Sehingga suatu pesawat sipil yang dilengkapi dengan DME dapat mempertahankan daerah atau lintasan daripada pengukuran TACAN yang menyediakan DME yang ditune ke frekuensi DME terhadap frekuensi TACAN. Banyak pesawat sipil yang menjalankan DME yang mencakup seluruh daerah frekuensi Prinsip Dasar Interogator airborne meradiasikan pasangan pulsa kode pada frekuensi dengan band 978-1213 MHz dari suatu antena omnidirectional. Sebuah transponder tanah (beacon), yang mempunyai daerah kerja yang sama dengan pesawat dan beroperasi pada saluran yang dipilih oleh si interogator, menerima interogasi dan secara otomatis mentrigger transmitter beacon setelah suatu delay tetap sekitar 50 s. Radiasi omnidirectional dari beacon dikodekan oleh pasangan pulsa r.f pada frekuensi 63 MHz di bawah ataupun atas frekuensi interogasi. Jawaban atau tanggapan ini diterima oleh penerima interogasi yang ditune cocok dan setelah proses tersebut dia terbimbing ke daerah rangkaian yang waktunya untuk tergelincir terhitung, daerahnya dirumuskan : R = ( T-50)/12,359 Di mana, R adalah jarak lintasan miring dari atau ke beacon; T adalah waktu dalam s antara transmisi dari interogasi dan penerimaan dari tanggapan. Konstantanya dalam persamaan adalah 50 s sesuai dengan delay dari beacon tetap yaitu 12,359 s, waktu yang dibutuhkan energi r.f untuk mengelilingi 1 nautical mil dan kembali. Baik beacon maupun transponder menggunakan sebuah antena omnidirectional yang saling berbagi antara transmitter maupun receiver pada setiap keadaan. Hal ini mungkin karena sistemnya adalah terpulsa, dan mendiplex( dua arah) saat frekuensi transmit dan receive berbeda. Setiap 30 s, beacon mentransmit ident yang mana dideteksi oleh pilot sebagai suatu rangkaian kode morse yang terdiri dari 3 huruf dengan tone audio pada frekuensi 1350 Hz. Bentuknya yaitu r.f diradiasikan dari beacon selama pengidentifikasian dengan pola yang sama baik untuk mengirim jawaban maupun menerima jawaban. Perbedaannya ialah ketika menjawab, ada perbedaan interval antara transmisi sebagaimana selama pengidentifikasian intervalnya adalah 1/1350 kali per detik. Kemajuan Prinsip dan Istilah Sekarang, pembaca dapat mengidentifikasi berapa masalah terkait dengan prinsip sistem operasi seperti yang telah dijelaskan. Dengan DME, banyak pesawat akan menanyakan ke beacon di lintasan atau daerah manakah saya?Beacon akan membalas ke semuanya, masalahnya ialah bagaimana agar tiap mereka dapat mengidentifikasi jawaban untuk mereka. Masalah yang lain adalah bagaimana mempertahankan interogasi airborne DME bila di luar daerah karena dapat membuang masa hidup dari peralatan. Sudah jelas bahwa pengoperasian DME hanya sedikitnya dua fase karena kita tidak dapat mengharapkan pembacaan yang instant terhadap daerah yang benar pada saat kita memilih beacon harus ada periode ketika DME memperoleh daerah yang diikuti oleh satu periode; diharapkan dapat lebih panjang atau lama, selama indikator secar terus-menerus menampilkan pembacaan yang benar. Pada periode selanjutnya, kita harus mempertimbangkan kejadian terhadap kehilangan jawaban seperti yang terjadi selama pengidentifikasian sinyal tranmisi oleh beacon atau mungkin selama manuver di mana mungkin semua sinyal akan hilang. Telah diasumsikan bahwa energi r.f akan berputar pada garis lurus dari pesawat ke beacon dan kembali. Hal ini tentu saja akan jadi masalah kecuali ada penghalang di antaranya. Walaupn begitu, dapat saja bahwa akan banyak bagian atau lintasan dari dan ke beacon jika ada kesulitan mengenai penempatan terhadap pesawat dan beacon. Kemungkinan ini akan membesar jika antena baik pada ujung, pada jalur adalah omnidirectional. Untuk menjelaskan bagaimana sistem mengatasi masalah kesukaran ini adalah mungkin untuk memperkenalkan beberapa pola baru yang didefinisikan dan dijelaskan setelah ini. Jitter Tiap interogator menghasilkan suatu pasangan pulsa jitter dengan frekuensi yqang berulang(p.r.f) setiap selesai satu periode. Dengan rata-rata perkataan interogator sekitar 100, interval rata-rata antara interogator dalam 10 ms dengan suatu interval partikular akan sekitar 5 dan 11 ms. Pola unik dari interogasi membolehkan DME untuk mengenali jawabannya terhadap interogasi dengan tehnik stroboscopic. Stand by Otomatis Kadangkala direferensikan sebagai signal pencari ketika pesawat keluar dari jalur terhadap DME di beacon yang ditune, tidak ada sinyal yang akan diterima. Pernyataan ini menghalangi interogasi sampai beberapa waktu sehingga pesawat dalam jalur yang diterima. Pengimplementasian dari fasilitas ini mendeterminasi apakah interogasi tertitipkan sebagai suatu hasil. Dua alternatif equivalent sebagai approach pesawat terhadap beacon baik dari daerah maximum dan secara tipikal interogasi akan menanggapi jika perhitungan akan menunjuk 300-400 per detik. Mereka tidak equivalent ketika pesawat dekat terhadap beacon karena level sinyal beacon yang dimaksud akan meningkat berdasarkan kekuatan sinyalnya. Konsekuensinya rata-rata hasil yang diinginkan akan berkurang. Konsekuensi kecil ini terjadi bila pesawat dalam jalurnya. Seseorang akan menduga DME akan menjadi auto standby di mana monitor akan memberikan level yang tidak terduga tapi tidak dapat dijelaskan hasilnya karena test set(simulator beacon) normalnya mengeluarkan sinyal yang berkekuatan tetap dari daerah yang disimulasikan. Squitter Rangkaian auto standby tidak akan membolehkan interogasi menanggapi sampai dia mendeteksi sinyal dari beacon. Ketika banyaknya pesawat cukup untuk diinterogasi dalam daerah dari beacon tidak ada masalah, karena pesawat lain mendekat ke dalam wilayah akan menerima semua jawaban atau tanggapan dan dia akan memulai menginterogasi. Walaupun demikian, jika kita berpikir bahwa beacon hanya akan pada lintasannya ataupun penerbangan pertama, setelah suatu periode yang cepat, beacon mengapproach; kita akan mengalami situasi “telur dan ayam “. beacon tidak akan menjawab kecuali diinterogasi; interogator tidak akan bertanya kecuali menerima sinyal. Dari penjelasan sejauh ini pada kenyataannya ada sinyal yang dimungkinkan yaitu ident; tapi hal ini berarti suatu pesawat dapat menunggu sampai 30 s; mungkin lebih pada area yang lemah, sebelum keluar dari auto standby. Hal ini tidak dapat diterima konsekuensinya beacon dibuat untuk mentransmit pasangan pulsa meskipun tidak ada interogasi. Beberapa transmisi dari beacon tanah diketahui sebagai “squitter” untuk membedakan mereka dari jawaban ketika pasangan pulsa squitter yang acak diterima peralatan airborne beacon mulai menginterogasi. Suatu beacon harus mentransmit pasangan pulsa yang acak secara berulang dengan rata-rata sekitar 700;Hal ini adalah rata-rata minimal terasuk jarak jawaban sebaik squitter. Beacon yang menyuplai layanan full TACAN termasuk daerah dan bearing harus mempertahankan rata-rata 27000 pasangan pulsa per detiknya dengan tujuan untuk mencapainya selama ident suatu pasangan pulsa yang telah diatur ditransmit selama 100 s setiap satu pasangan identity. Suatu daerah hanya beacon DME pada suatu siklus konstant dari 2700 pasangan pulsa per detik. Jika kita berpikir keadaan suatu beacon dengan siklus tugas yang konstan pada suatu periode yang cepat semua pasangan pulsa yang squitter ditransmisikan, sebagian selama dot dan dash pada sinyal transmisi ident. Dengan suatu pesawat menggunakan beacon menginterogasi dengan rata-rata 27,, kemudian banyaknya pulsa squitter akan jadi : 2700 –27 = 2673 / s, ketika pasangan pulsa menjawab akan menjadi 27 /s. Dua pesawat akan menjadikan rata-rata squitter 2646/s dengan rata-rata jawaban 54/s dan seterusnya sampai kita tiba pada kondisi saturasi pada beacon dengan nominal maximal yaitu 100 pesawat yang menginterogasi. Kita dapat melihat pasangan pulsa telah disinkronisasi dengan interogasi yang diterima dari titik penglihatan interogator semua pasangan pulsa yang diterima akan tampak menjadi squitter kecuali mereka teridentifikasi oleh daerah rangkaian yang dijawab terhadap interogasinya sendiri. Mempertahankan siklus yang konstan dari beacon dapat dilakukan dengan memvariasikan sensitivitas penerima. Ketika tidak ada interogasi diterima sensitivitas biasanya akan tinggi terhadap noise untuk mentrigger modulator beacon 2700 kali/detik sesuai dengan banyaknya interogasi yang diterima sensitivitasnya juga menurun sehingga mempertahankan siklus duty. Harus lebih dari 2700 interogasi/detik yang diterima. Pada faktanya nominal maximal adalah 100 pesawat yang melampaui karena rata-rata dari interogasi( lihat track di bawah) dapat dipikirkan kurang dari 27 untuk peralatan modern dan selanjutnya interogator tidak butuh 100% jawaban dengan tujuan utuk mempertahankan pembacaan pada daerah atau lintasan. Kapabilitas beacon sekitar 100 pesawat dapat bekurang jika pada datanya traffic kurang dari gambar ini. Pencarian Selama pencarian arah pengukuran dari interogator tidak dapat menaydari pulsa-pulsa tersebut di antara total yang diterima yang mempunyai pola jitter yang sama dengan interogasi. Rata-rat dari interogasi sebanyak penurunan waktu pencarian. Maximum rata-rata yang dibolehkan sekitar 150/s. Waktu pencarian pada peralatan modern secara tipikal kurang dari 1 detik. Adalah suatu rekomendasi ICAO bahwa setelah 15000 pasangan telah ditransmit tanpa indikasi perolehan pada jarak di mana kemudian p.r.f seharusnya tidak melampaui 60 sampai pergantian kanal operasi dibuat untuk pencarian telah selesai. Pada prakteknya menggunakan automatic stand-by dan pencarian p.r.f serendah 40 pada peralatan modern membuat rekomendasinya redundant. Track Selama track pada daerah rangkaian pengukuran mempunyai pulsa jawaban yang terlampaui, mengikuti kedatangan yang di luar atau terlambat sesuai dengan pergerakan pesawat mendekat ataupun menjauh di beacon. Daerah pembacaan yang simultan diberikanoleh keluarnya bendera pada penglihatan p.r.f rendah dengan tujuan untuk mengoptimasi kapabilitas beacon ke maximum rata-rata adalah 30. Asumsi ini menunjukkan 95% dari waktu terlampaui oleh pengtrackan sehingga : 95 T + 5 S  3000 Di mana : T adalah track, p.r.f dan s adalah pencarian p.r.f . Pada praktek peralatan modern dapat mempunyai track p.r.f kurang dari 10 pada beberapa peralatan transisi dari track pencarian, selama di mana daerah rangkaian pengukuran mengecek di mana faktanya telah melampaui sinyal yang benar adalah diketahui sebagai akuisisi. Memory Jika jawaban hilang, interogator tidak akan secepatnya beralih untuk mencari ataupun auto stand-by tapi akan ke kondisi memory. Hal ini dapat berarti satu ataupun dua tipe, statis akan bergerak. Dengan memory statis pembacaan akan dipertahankan tetapi sebagaimana dengan memory bergerak pembacaan akan berlanjut untuk mengganti dasar sebelumnya yang diketahui. Memory akan normal lagi antara 4 –12 detik. Jika selama memory pembacaan akan bereaksi lagi, peralatan akan melanjutkan tracking; sehingga pilot akan tipis melakukan peringatan salah. Pada akhirnya pada memory, jika tidak ada sinyal yang diterima auto stand-by akan dipastikan; ataupun peralatan akan melanjutkan pencarian. Echo Proteksi Kemungkinan dari tracking interogator menjawab terhadap refleksi yang didapat harus dilindungi baik terhadap tanah untuk bagian interogasi dan diudara untuk bagian tanggapan. Pada tanah , bergantung pada geografi dari kondisi permukaan , interogasi atau echo akan tiba pada waktu yang singkat setelah interogasi line of sight. Sehingga jika ground receiver terrekan untuk waktu yang lama setelah penerimaan dari suatu interogasi, gema tidak akan mentrigger jawaban, normalnya suatu periode penekanan atau waktu mati sampai 60 ms; kecuali lebih dari 150 ms mungkin dibutuhkan. Situasi yang serupa dapat terjadi diudara tapi normalnya solusi yang dibutuhkan berbeda. Line of sight dan tanggapan echo akan menunjukkan fittering yang sama prf sebagai interogator, walau demikian tanggapan line of sight tiba sebelum pelaporan echo. Untuk mencapai echo proteksi interogator disusun untuk mencari out bond. Jika pencarian menitipkan 0 nautical mil dan linear, kemudian yang pertama terset untuk menjawab rangkaian jawaban yang memuaskan untuk mencari pola fitur yang melaporkan kepada daerah yang benar. Untuk memberikan jaminan proteksi guna pada pergantian kanal atau sebelum menitipkan pencarian setelah memory atau auto standby. Daerah range akan menjadi kondisi nol atau tidak ada. Hal ini terjadi di mana beberapa peralatan bergerak timbal-balik baik mendekati pancaran meskipun tidak ada interogasi yang membutuhkan tempat, pada peralatan yang lain, di mana pencarian keluar jalur dari pembacaan sebelumnya, echo proteksi sepertinya tapi tidak dijamin. Pada situasi selanjutnya, penggunaan tes diri akan memberikan proteksi full karena secara virtual semua interogator mempunyai fasilitas tes sendiri yang disimulasi pada daerah kosong, dekat kosong, nautical mile. Maka setelah tes diri, pencarian keluar jalur akan menitipkan dari atau dekat kosong(nol). Persentase Jawaban Kita dapat melihat di atas bahwa tidak semua interogasi akan memberi kenaikan tanggapan meskipun jika pesawat dikonsentrasikan kepada daerah yang bagus. Dapat terjadi bahwa suatu interogasi tiba selama waktu mati penerima tanah yang lain menyebabkan hilangnya jawaban dari transmisi dual dari beacon suppresi dari penerimaan interogator oleh airborne yang lain pada peralatan band L. Setiap saat peralatan band L termasuk ATC transponder atau interogator DME, transmitter, dan suatu pulsa suppresi terkirim pada lintasan yang sama kepada semua peralatan band L. Hal ini dapat menjawab ataupun diterima. Mengabaikan pada momen ini, transmisi ident ke ground dan suppresi bergantung pada ATC transponder jawabannya dapat kita hitung persentasi terbentuk dari tanggapan figur. Dengan asumsi waktu mati beacon 60 s dan kapabilitas maximal operasi pada kondisi 2700/s kita mempunyai total waktu mati dari 60 x 2700 = 162.000 s/s misalnya waktu mati menetapkan 16,2% dari total waktu rata-rata maximal p.r.f dari no. 2 DME adalah 30 dengan lebar pulsa di suppresi tidak lebih dari 60s, maka no. 1 DME akan tersuppresi pada kebanyakan 30 x 60 = 1800 s/s. Contohnya 0,18% dari waktu, maka kita meninggalkan 100 – 16,38 = 83,62 % sebagai rata jawaban expektasi. Transmisi ident terjadi sekali dalam 30 detik ketika total waktu kode akan kurang dari 4 detik kebanyakan kode akan ditransmisikan terdiri dari dot dan dash dengan durasi waktu 0,1 – 0,125 s dan 0,3 – 0,375 s berturut-turut. Waktu antara dot dan dash cukup untuk menanggapi. Kita punya situasi di mana sekitar 3 jawaban akan hilang selama 1 dot dan sekitar selama 10 dalam 1 dash dengan asumsi sebuah track p.r.f sekitar 27. Untuk peralatan modern dengan p.r.f yang lebih rendah kekurangan p.r.f akan lebih kecil. Di bawah kondisi menggerakkan ini, adalah tidak pantas untuk menghirup persentasi harapan tanggapan karena efek dari ident dapat membuat interogator menjadi memory, secara partikular ketika suatu dash ditransmisikan karena waktu memory tidak kurang dari total waktu kode sebentar saklar antara track dan memory dan kembali ke track tidak akan ditulis oleh pilot. Seharusnya dituliskan oleh teknisi perawatan bahwa dalam percen simulasikan ident selama tes lerengan signal ident akan berkelanjutan daripada kode, sepanjang saklar dinyalakan cocok pada saat tes diadakan maka bila ident disimulasikan lebih lama dari memory ATC transponder menghasilkan jawaban dan dari sini timbulnya penindihan pulsa, ketika hanya ditanyai. Jika pesawat dengan ukuran satu penanya hanya akan bias ditanyai tentang 30 kali tiap satu kali jalan. Dengan sebuah rata-rata keluasan 12 rpm dan kelebaran 5¬¬¬¬0 ini 30 pertanyaan akan terjadi selama interval waktu yang diberikan oleh hasil dari 5/360 dan 60/12, sebagai contoh 0,07 s. untuk 30 pertanyaan p.r.f membutuhkan 30/0,07 sampai 430 yang tertutup pada p.r.f maksimal 450 kita mempunyai situasi yang serupa pada balasan selama mentransmisikan pengenalan, sebagai contoh kejadian relatif bukan dari frekuensi untuk contohnya 0,07 dalam ms. Jika pesawat dengan ukuran lebih besar dari 1 penanya dan waktu penanya total 5 s berarti terjadi kenaikan titik. Efek yang menganggap dalam DME hanya selama waktu ATC transponder membalas, mengasumsikan rata-rata penanya ATC 450 dan durasi pemilihan pulsa 3 s maka persen pemilihan waktu = 450 x 30 x100/1000000 = 1,35 %. Jika kita juga mengambil balasan yang paling mendukung untuk system DME 83/62 % kita mempunyai selang waktu 83,62 – 1,35, balasan 82 % dalam faktanya penanya DME seharusnya menanggulangi dengan balasan dan sisa dalam track. Yang di atas tidak sama sekali cerita keseluruhan maksudnya untuk menghilangkan rasa takut dari seorang pelajar dalam pencarian begitu banyaknya jalan yang dapat hilang, keajabaiban bagaimana dalam di bumi DME semua bekerja penjumlahan sederhana menunjukkan situasi yang fakta dan sangat memuaskan. Itu terjadi namun jadi libih buruk daripada diusulkan spesifikasi ICAO. Hanya memerlukan DME beacon yang mempunyai efisiensi 70%. Satu alasan, tidak menyebutkan yang sebelumnya waktu harus bias dibolehkan untuk memonitor. Begitu lengkapnya penanya DME akan menanggulangi persen yang rendah atau lebih rendah dari 50%. Ground speed dan Time to Station penanya terus memonitor kemiringan pada beacon tentu saja akan mengganti terhadap keterbangan pesawat atau jauh dari beacon pengukuran rata-rata kemiringan memberikan kecepatan approach atau departure pada beacon. Pada pengukuran seperti itu di bawah oleh DME yang ada di pesawat dan ditunjukkan yang disebut juga ground speed itu sangat penting untuk pilot mencapai keluaran yang hanya jadi dianggap ground speed ketika pesawat terbang secara langsung terhadap atau jauh dari beacon dan kejauhan dari beacon pesawat terbang yang mengitari pada beacon akan menunjukkan ground speednya nol pada indicator DME. Jika perlengkapan di atas dijumlahkan dengan ground speed, itu akan sangat mudah untuk memberikan waktu pada beacon Bandara ketika TTS = DST/KTS di mana TTS adalah waktu untuk Bandara. DST adalah ukuran kemiringan dan KTS adalah ground speed itu. Ini hanyalah mengindikasikan ketika pesawat berada dalam jalan ke atau dari beacon dan kejauhan dari itu. Waktu yang konstan pada ground speed mengukur lintasan yang panjang tapi dapat menanggulangi dengan percepatan pesawat, dalam pengetesan ground. Namun salah satu haruslah menunggu sewaktu-waktu pada ground speed membaca untukmengambil nilai yang diaktifkan pada kecepatan yang dipilih pada tes lerengan yang sudah diatur. Kemudian dalam saklar alah satu kecepatan yang disimulasi sebagai kecepatan yang tak terbatas. Interogasi Ukuran frekuensi interogasi full TACAN adalah 1025,1150 MHz dengan jarak 1 MHz. Dengan demikian interogasi akan menjadi satu pada frekuensi 1 dan 6 yang mungkin bergantung pada channel yang dipilih. Frekuensi radio dikodekan oleh sepasang pulsa. Waktu yang mengatur pada channel yang dipilih x atau y seperti yang digambarkan dalam Gambar 7.3 Pada frekuensi radio tergantung pada mode penjalanan DME : search 40 – 150 rata-rata Track 10 – 30 rata-rata Sebenarnya pulsa frekuensi radio tergantung pada bentuk peralatan yang mungkin jadi rendah kemudian gambar yang diberikan minimum. Itu akan menjadi sebuah variasi yang kecil dalam rata-rata pulsa frekuensi radio dikarenakan jitter. Rata-rata pulsa frekuensi radio mengasumsikan 95% pada pengeluaran waktu di jalan haruslah kurang dari 30. radiasi ke segala arah dengan polarisasi vertical. Jawaban Radio frekuensi pada salah satu frekuensi 252 antara 962 dan 1213 MHz dikodekan oleh waktu sepasang pulsa yang serupa pada gambar 73, perbedaan jarak channel y 30 s bukan 36 s. radiasi ke segala arah polarisasi vertical. Penyusunan channel X dan Y Frekuensi balasan berada pad 126 dan 257 pada ukuran frekuensi penuh TACAN. Frekuensi balasan 63 MHz di atas atau di bawah frekuensi interogasi seperti ditunjukkan pada gambar 7.4 jarak channel 1 MHz untuk kedua interogasi dan balasan. Channel TACAN bernomor 1x, 1y,…,126x, 126y. Penggunaan gambar 7.4 kita melihat channel 20x, cocok pada frekuesi interogasi 1044 MHz dan balasannya 981 MHz. Saat channel 116 y cocok pada frekuensi 1140 MHz dan balasannya pada frekuensi 1077 MHz . Untuk civil beacon DME channel 52 1.16 x dan y, dan 60 – 69, x dan y di dihindari untuk dua alas an. Pertama DME digunakan perbantuan dengan VOR dan ILS yang menempati 200 channel lebih dari 252. kedua mempunyai 52 channel lebih, celah dipilih untuk frekuensi ATC transponder yang tumpang tindih pada 1030 dan 1090 MHz untuk menghindari interferensi yang mungkin, walaupun perbedaan kode dan penurunan mutu selalu digunakan untuk tujuan ini. Penggunaan 52 chanel yang melenceng ini namun tidak menghalangi dari ICAO mereka mungkin di tempatkan pada dasar nasional. Faktanya pesawat sipil mungkin menggunakan beacon utama TACAN yang mempunyai banyak introgator DME yang mempunyai chanel 252 penuh. Hubungan dengan Navigasi VHF Pernyataan yang sebelumnya DME diperbantukan dengan VOR dan besarnya keperluan di depan ILS. Untuk mencapai ini beacon DME ditempatkan dengan beacon VOR atau beacon ILS itu berada pada batas maksimal yang terpisah. Dimana kita mempunyai lokasi fasilitas yang terus menerus pada dua system yang semestinya dijalankan pada sepasang frekuensi standar dan mengirimkan sinyal identitas. Dengan sepasang frekuensi standar yang dibutuhkan untuk memisahkan DME dan navigasi VHF untuk mengontrol unit yang terhapus itu adalah latihan normal untuk seorang pengatur dan untuk digunakan, frekuensi yang dipilih untuk mengindikasikan syarat pada frekuensi navigasi VHF dengan demikian pemilihan pada 108,05 MHz pada penerima navigasi VHF untuk frekuensi dan DME untuk channel yang terpisah 17 y. Satu penggunaan mempunyai satu fasilitas yang tertahan. Ketika dipakai frekuensi navigasi VHF yang dipilih tidak akan menghambat channel DME untuk berganti. Ketika penahanan ukuran dan informasi yang menunjang yang memberikan tapi tidak untuk nilai pada keadaan yang biasa. Itu berperan penting untuk kesalahan navigasi pilot untuk menghindari lampu peringatan nyala ketika hold dipilih. Dalam table 7.1 frekuensi terpisah ditunjukkan. Frekuensi yang ditunjukkan diberikan pada ILS, tentu saja frekuensi localizer tinggi yaitu 111,95 MHz frekuensi glidepath atau localizer yang terpisah tidak dipengaruhi oleh pemisahan DME. Channel TACAN itu tidak dipisahkan dengan channel navigasi VHF meskipun itu masih bisa diperlukan. Dalam hal ini pemisahan untuk channel 1 X sampai 16 Y adalah 134,40 – 135,95 MHz dan untuk channel 60 X sampai 69 Y adalah 133,30 – 134,25 MHz untuk tujuan pemilihan pada pengatur yang dicampurkan. Pemilihan satu channel hanya akan memberikan satu informasi pada kesalahan tidak dilengkapi dengan TACAN full. Identitas yang dihubungkan adalah syarat untuk diberikan untuk mensinkronkan sinyal identitas dari lokasi beacon. Tiap interval 30 dibagi dalam 4 atau bagian-bagian dengan identitas beacon DME dipancarkan hanya selama satu periode dan identitas fasilitas VHF yang dihubungkan selama sisa periode identitas yang dihubungkan haruslah digunakan dengan beacon vortac yang menghasilkan pembawaan dan ukuran informasi untuk pesawat sipil dan militer. Beacon TACAN tidak ditempatkan dengan VOR karena menggunakan identitas independen. Pemasangan Interrogator DME datang dalam banyak bentuk perlengkapan standar airline adalah rack mounted di mana interrogator penerbangan biasa mungkin jadi panel mounted dengan pengaturan integral dan pengeluaran digital. King telah hilang dengan satu yang lebih baik dari KNS 80 sistem navigasi ketika satu box panel maounted berisi interrogator DME penerima dan pengubah navigasi VHF, penerima glideslope, komputer RNAV plus pengaturan integral dan keluaran ukuran, ground speed, dan waktu untuk bandara. Gambar 7.5 menunjukkan pemasangan single DME dengan dicampurkan navigasi VHF atau pengatur DMEdan output pada komputer RNAV dan jarak kemiringan ground speed atau waktu dilihatkan pada HIS. Semua pesawat besar mempunyai pemasangan dual mungkin dengan change over relay untuk HSI speed. Sebuah pengatur tapi itu mungkin untuk mempunyai DME terpisah dan pengatur navigasi VHF fasilitas RNAV mungkin tidak ada, dalam hal jarak kemiringan mungkin menjadi bagian yang langsung ke HSI. Indikator DME yang terpisah dalam kecepatan dan waktu yang diperhitungkan dengan indicator DME yang dipasang HSI mungkin masih mengulang untuk jarak kemiringan. Kabel Coaxial digunakan untuk antenna feeder dan penekanan. Dengan dual transponder ATC dan dual pemasangan DME semua 4 set yang akan dihubungkan dalam parallel untuk penggunaan penekanan. Jadi ketika satu memancarkan mereka semua dipancarkan. Antenna mounted dalam bagian fuselarge berada dalam posisi approved. Jarak kurang antara semua perlengkapan antenna L band harus diijinkan untuk membantu mencegah interferensi mutual, meskipun penekanan perbedaan frekuensi, pulsa frekuensi radio dan jarak pulsa semua untuk penambahan informasi tune pada penerima DME dan navigsi VHF seperti jadi 2/5 meskpiun BCD dan kode sleep ditemukan. Kabel layar melebihkan hubungan dan layar digunakan untuk mentransfer analaog dan digital dan juga untuk identifikasi audio pada sitem pengintegrasian pada audio. Audio mungkin selesai dijalankan jika pengatur volume tidak bersama-sam dalam system. Tidak adanya hubungan pengatur atau DME yang lain untuk pengetesan menyebabkan standby off dan on. Pengontrolan dan Pengoperasian Penggambaran suatu pengaturan yang dikombinasikan seperti pada gambar 4.9 pengaturna untuk DME minimal penyeleksian frekuensi biasanya oleh knob yang berputar, keluaran frekuensi digital pada pengaturan frekuensi navigasi VHF 108 MHz saklar on – off DME mungkin tidak bersama-sama pada posisi standby. Biasanya mengindikasikan bahwa VOR dan ILS pada posisi on. Ketika DME pada posisi on maka pemancar dimatikan seperti saklar yang sering ditandai off navigasi VHF dan DME pada posisi off; menerima-navigasi VHF on DME; standby memancar – kedua-duanya on. Saklar akan dihasilkan pada pengatur or atau juga pada panel mounted lebih lanjut saklar mengambil tempat untuk ground speed( KTS atau SPD ) atau Time to Station(TTS atau MIN) menahan saklar mungkin juga menemukan( lihat catatan sebelumnya pada hold). Pengoperasian mudah hanya switch on pada diperlukan untuk beacon dan menjamin pengujian setelah pancaran yang singkat jika indicator menggunakan keluaran digital yang mekanik, maka flag akan membaca yang tidak dikenal selam pencarian, di mana dengan pengeluaran digital layar akan kosong. Ketika perbedaannya sinyal identitas beacon pada tune akan diperiksa untuk menjamin channel yang dipilih jika DME juga mempunyai tipe yang man pencarian keluara dari pembacaan yang terakhir self tes harus bias dioperasikan pada pengambilan angka pada nol jadi pencarian batasan akan mengakibatkan pada pengkodean pada garis penglihatan dengan tidak adanya gaung. Pemantapan dengan DME yang pencariannya secara otomatis dari nol sampai berubahnya channel self test haruslah sekali-kali di jalankan. Pengoperasian Block Diagram Secara Mudah Block diagram 7.7 dapat digunakan untuk penjelasan pengoperasian indicator DME. Perbedaan akan terjadi ketika perbandingan tipe pada DME, dalam fakta-faktanya/dalam keterangan pengukuran jarak rangkaian akan memantul pada kecerdikan sang pembuat dan lebih lanjut sebagai satu pengharapan yang baru saja berpindahnya tahun dari analog ke teknik digital. Jitter generator membagi PRF pada output oscillator oleh variable divisor sebagai contoh dengan dasar divisor 400 kira-kira akan menghasilkan pada frekuensi prf 20, saat divisor 4 kira-kira akan menghasilkan prf 100. Pentingnya pada pengoperasian DME adalah mengubah divisor secara acak, jadi jika diantara 15 dan waktu pulsa 25 mungkin terjadi diantara pulsa output yang berhasil to dari jiter generator. Pulsa to adalah memberikan pada modulator dan demikian menentukan waktu pemancaran modulator menghasilkan sepasang pulsa yang jaraknya tepat dengan putaran kode pemancar power amplifier. RF dihasilkan dari synthesizer output frekuensi yang membantu sebagai penerima local oscillator. Seperti pemancarlokal oscillator RF dikuatkan untuk diberikan dengan diradiasikan dari antenna segala arah pick output power dari airline DME standar yang modern bisa untuk 700 - 800 watt. Pulsa diterima untuk diberikan pada receiver mixer melalui sebuah preselector yang memberikan gambar penolakan dan perlindungan dari sinyal pemancar. Penambahan kerangkapan akan normal jika digunakan untuk menjamin perlindunan receiver mixer selama pemancaran, kemudian frekuensi pemancaran dan penerimaan selalu terpisah 63 MHz frekuensi synthesizer. Dapat digunakan sebagai yang di atas dan IF amplifier pada 63 MHz dual super hit mungkin jadi digunakan output dari penerima akan dideteksi oleh sinyal video. Decoder memberikan output pulsa untuk pembetulan jarak sepasang pulsa decoder output terdiri dari semua pesawat interogasi plus penyemburan atau identifikasi prf pulsa 1350 Hz, dalam hal ini bandpass filter memberikan output tone 1350 Hz untuk system integrating audio. Rangkaian auto standby untuk menghitung pulsa yang dating dari decoder dan jika rata-rata melampaui (katakanlah 400/sec) akan mengaktifkan jitter generator jika rata-rata rendah akan tidak adanya trigger modulator dan karena itu tidak adanya pertanyaan-pertanyaan. Output decoder ketiga memberikan jarak gate. Waktu pulsa to nol adalah kelambatan secara efektif dan macam-macam bidang delay yang dikontrol oleh pencarian atau rangkaian trek output macam-macam delay sering disyaratkan jarak bentuk gelombang gate, membuka jarak gate T s setelah tiap pertanyaan jika balasan atau pulsa diterima pada satu waktu ketika jarak gate membuka pulsa memberikan untuk mengubah asumsi DME adalah mencari dengan rata-rata pertanyaan 100. Dan lebih lanjut mengasumsikan jarak bentuk gelombang gate pulsa 20 s lamanya, kemudian rata-rata selama periode 1/100 = 10000 s jarak gate akan membuka hanya untuk 20 s, sebagai contoh 1/500 atau 0,2% waktu sekarang squitter dan ketakbutuhan balasan terjadi secara acak lalu mengganti secara penuh pada jarak gate 1 dalam 500 untuk pulsa output decoder. Kemudian 2700 diterima oleh sepasang pulsa/second akan mempunyai rata-rata 2700/500 dalam contoh 5/6 pulsa/second dari jarak gate. Selama pencarian bermacam-macam delay secara terus-menerus dinaikan pada rata-rata kecocokan untuk sesuatu dari 20 sampai 400 mile per sekon tergantung pada rancangan tahun berapa, yang mana dipilih range gate output rate dideteksi oleh coincidence counter adalah low. Ketika delay T s sama dengan lompatan waktu perjalanan lebih dari 50 sbeacon delay pada range gate output ratenya naik secara signifikan diasumsikan yang dicari 100 p.r.f dan juga 50 % reply rate. Kemudian uotput pada range gate akan lompat dari 5 pulsa persekon ke 50 pulsa persekon. Situasi ini ditunjukkan oleh gambar 7,8. Ketika ini terjadi dengan mudah dideteksi keniakan didalam rate. Pada mode rangkaian control akan (a) mengenablekan rangkaian tracking (b) malarang rangkaian pencari (c) mengirim r.p.f pengganti sinyal ke jitter generator dan (d) mengangkat indikator kosong atau flag sesuia dengan yang dimiliki. Selama track variable delay dikontrol oleh rangkaian tracking jadi seperti memegang tiap-tiap jawabanyang diinginkan didalm centre pada range gate koresponden dengan bentuk gelombang pulsa. Apakah aircraft terbang kearah beacon. Jawaban yang benar akan kelihatan sebelum waktunya masuk ke gerbang pulsa. Jadi, penyebab delay menurun terjadi ketika aircraft terbang jauh dari beacon. Variable delay mewakili kemiringan range dan bagian signal atau delay ini mewakili bagian indikator and atau RNAV computer. Jika jawaban yang diinginkan hilang. Coincidence counter output registernya nol rate dan karena itu mode control switch ke memori dengan memori static. Rangkaian tracking “frozen” mengingat dengan kecepatan memori. Rangkaian tracking terhubung ke pengubah variable delay di rate yang dikenali terakhir. Mengukur Range dan Mode Control Analog Ciri khusus dalam sebuah DME analog yang dulu, variable delay membentuk phase shifter resolver rotor pada bagian timing oscillator dan penggerak dipasang ke pangukur jarak shaft. Rangkaian tracking seperti ini perlengkapannya sering memakai ramp generator. Gambar 7,9 mengilustrasikan blok diagram dan bentuk gelombang yang mungkin digunakan untuk menjelaskan operasi sebuah DME tapi itu tidak berarti untuk mewakili peralatan khusus lainnya. Output timing generator adalah sinusiodal dan menjadi bagian ke pembentuk pulsa ( zero crossing detector) sebelum ke jitter generator. Signal timing juga bagian dari yang ke phase shift resolver dimana phase shift (mendelay) oleh sudut yang mewakili di posisi pengukurjarak shaft yang mana juga menggerakkan readout. Pulsa positif menjadi zero crosssing. Delay gelombang sinus dialirkan (Q=1),sebuah bistable yang menghambat (Q=0)oleh zero time pulsa dari jitter generator. Output bistable dihubungkan ke positif input trigger monostable. Dalam kasus ini menghasilkan pulsa 30 s yang terjadi dalam satu waktu ditentukan oleh delay timing pulsa ini, yang mana terjadi T s setelah transmisi. Waktu yang berlalu T mewakili range readout yang mana akan menjadi tidak jelas oleh flag selama pencarian. Dalam logik digunakan gambar 7,9. Output low rate dari range gate akan memberi logik output nol dari coincidence counter. Jadi dengan mengenablekan rangakaian pencari tetapi membuat cacat gate early dan late.ketika T s yang sesuai sebenarnya kemiringan range pada beacon, output range gate adalah high.karenanya rangkaian pencari didisablekan dan logik satu adalah bagian gate early dan late.input lainnya ke gate early dan late adalah pengkodean pulsa dan pembentuk gelombang miring simetris kira-kira 0 volt dan sesuai dengan 30 s range gate pembentuk gelombang pulsa kemiringan input ke late gate yang dibalikkan. Jadi late gate terbuka untuk hampir semua setengah terakhir pada periode 30 s, yang mana early gate terbuka unutk hampir semua setengah pertama lereng dari bentuk gelombang miringyg dipilih. Jadi ada satu periode (sama dengan dalam durasi ke decoder output pulse width) ketika tidak seperti yang dahulu nor late gate terbuka, kemudian ketika dalam track jawaban yang diinginkan akan dikemudikan untuk menurunkan atau menaikan rangkaian range tergantung apa jawaban yang diterima terdahulu atau yang terlambat dalam range gate berbentuk gelombang pulsa respectif. Rangkaian motor drive mensupply motor jadi ketika dalam pencarian readuot dan delay progresif meningkat ketika dalam track motor akan memasuki sebuah direksi yang tergantung dengan turun dan naiknya output rangkaian itu dapat dilihat dalam track. Kita mempunyai sebuah sistem servo yang mana memelihara jawaban yang diinginkan di centre pada range gate berbentuk gelombang pulsa. Rangkaian memori dienablekan dengan gate arly dan late ketika mengclearkan flag,yang berikut apakah ada kehilangan pada jawaban. Pencari akan dilarang dan motor menunggu (static memory) atau membuat rotasi yang bersambung sesuai dengan kegunaannya dan kecepatannya (velocity memory) yang sama untuk memory time. Digital Ketika menikuti sebuah penjelasan prinsip pada sebuah generasi pertama DME digital dasarnya tidak akurat diwakilkan RCA AVQ 85. Dengan arus ditujukan untuk digunakan tujuan khusus l.s.i chip untuk melakukan pengukuran range dalm mode control tasks. AVQ 85 telah memilih p.r.f 40,sebuah track p.r.f berjumlah 12 dan range maksimum 400 mile yang mana sesuai kedua jalur travel time pada 5000 s selama waktu ini nomor pada pasangan pulsa dikirim dari menara akan menjadi rata-rata. 5000 x 10-6 x 2700 = 13,5 pada 13 atau 14 pasang pulsa dikirim satu dengan harapan akan ada jawaban yang akan diinginkan. Selama mode pencari waktu berlalu antara I0 dan waktu tiba pada pengkodean pulsa khusus diukur. Jika Tn adalah waktu pengukuran setelah n diperiksa kemudian Tn + i adalah waktu untuk pertama pengkodean pulsa. Ke waktu tiba adalah Tn  Tn + 1 dimana n = 0,1,2,.... dan T0 = 0. Kemudian kita mempunyai persamaan i.e. Tn + 1 = Tn ,kemudian Tn adalah subjek untuk pemeriksaan lebih lanjut disekitar perjalanan,waktu perjalanan ke beacon.itu dapat dilihat jika aircraft pada range maksimum. Dalam rata-rata 13,14 beruntun diperiksa untuk komplet waktu pencarian pada saat rate pencarian 40 ini akan dikatakan 13 5/40 s.i.e kira-kira 1/3 pada keadaan kedua. Waktu pendapatan pada AVQ 85 dijatah kurang dari l.s. juga dengan operasi diatas satu waktu pengukuran dibutuhkan untuk disimpan dalapm sebuah register. Dengan mode penjumlahan pada memori jawaban yang diinginkan dapat diidentifikasikan dalam dua beruntun pemerikaan yang disediakan seperti jawaban yang diterima setelah masing-masing diperiksa, jika kita menganggap 50% reply rate. Kemudian 4 pemeriksaan yang akan dibutuhkan. Selama 5000 s intervalnya kurang dari 84 pasangan pulsa yang akan diterima dianggap spacing minimum 60 s antara beacon squitter transmision dan diijinkan untuk 60 s waktu hilang. Tiap-tiap waktu diukur membutuhkan 12 bit. Jika resolusi 1/10 mile diperlikan.kemudian dengan cepat waktu pencarian dapat dicapai jika sebuah RAM 12 x 84 x 4 = 4032 bit yang dibutuhkan. Rangkaian praktek terdiri dari 4 x 1k bit ( 1k = 1024) RAM.waktu pulsa tiba dipercepat jaraknya, setelah masing-masing diperiksa 4 kali kemudian direkam beruntun dalam tiap-tiap chip RAM,chip pertama merekam waktu tiba setelah yang pertama.kelima,kesembilan dan lain-lain diperiksa. Begitu juga untuk chip kedua,ketiga dan keempat, tentu hanya 1 chip 4 kbit yang dibutuhkan. Dalam penyediaan dapat diorganisir ke dalam 4 susunan linear 12 bit kata. Dengan pencari p.r.f 40 ada periode 30.000 us = (1/40 ) kurang dari 5000 us untuk memeriksa persamaan waktu tiba. Karena dideteksi sinyal akhir pencari. Di gambar 7.11 kita kembali ke satu alat ukur penginterogasi situasi. Biasany rangkaian counter pengukur jarak dan register di clear-kan. Waktu pengukuran dari T0 dilaksanakan oleh counter jarak yang mana dihitung 809 KHz clock pulsa kemudian diberikan ke range resolusi 1/10 tiap satu mile. Urutan kejadian diikuti dari( n + 1)diperiksa pada gelombang pencari seperti berikut. 1. T0 + 20 us Counter jarak clear Counter kosong menunggu diisi oleh register penyimpan jarak = Tn 2. T0 + 47 us Counter kosong mulai menghitung mundur 3. T0 + 50 us Counter jarak mulai menghitung maju ke ring maksimum 4. T0 + Tn Counter kosong mencapai nol dan karenanya gate kosong enable dan range trigger gate generator pembentuk gelombang 5. T0 + Tn+1 Pulsa pengkode tiba dan lewat melalui gate kosong enable untuk berhenti di counter jarak. Urutan di atas diulang setiap selesai diinterogasi. Dalam rata-rata 14 interogasi waktu untuk jawaban yang diinginkan akan dihitung dan jarak penyimpanan register akan berisi angka kesepuluh dari nautical mile actual range. Setelah interogasi berikutnya blanking counter akan menyebabkan pengosongan gate 3 us sebelum tiba jawaban yang diinginkan, blanking counter mulai sejak 47 us sesudah to dan saat jarak counter mulai adalah 50 us sesudah to. Oleh karenanya yang yang terjadi bahwa distance counter akan mencatat jarak yang sama subyek ke gerakan pesawat kemudian. Pulsa dari range gate waveform generator adalah 6 us, menuju sekitar x us setelah to dimana x adalah waktu kedatangan dari pengukuran sebelum pembacaan code pulsa kurang dari 47 us. Gerbang pulsa ini adalah fed yang berfungsi sebagai range gate yang disebut juga decoder output. Kebetulan dua pulsa yang terakhir dapat diukur sampai dengan penundaan waktu  3 us menuju to dan menjadi jawaban yang mungkin diinginkan. Rangkaian percentage reply checking kemudian bahwa 2 dari 8 interogasi selanjutnya memberikan kenaikan pada decoded pulse dalam track gate dan jika begitu switch akan terhubung. Jalur pada p.r.f. dikurangi dan indicator memberikan pembacaan luar dari range sebagai ukuran oleh distance counter. Setelah jalur terhubung, sekurang-kurangnya 4 dari 16 hasil dari interogasi harus memberikan kenaikan untuk range gate output,;yang menyebabkan memory tidak terhubung. 5second setelah memori dimasukkan mode akan kembali pada pencarian. Subyek menjadi auto stand by, kecuali kalau 4 dari 16 pengecekan menunjukkan hasil yang baik, yang mana jalur menjadi lebih ringkas. Karakteristik Rangkaian di atas adalah gambaran dari karakteristik ARINC 568 untuk Mk 3 airborne DME, yang mana kurang lengkap dan semuanya kurang mendetail dibawah kondisi yang seharusnya ditemui. Channel 252 channel dipilih oleh 2/5 switching. Spasi Pulsa Interogasi 12  0,5 us mode x; 36  0,5us mode y. Deacoder output jika mode x 12  0,5 us, maka mode y 30  0,5 us. Decoder: tidak ada output jika spasi dari sepasang pulsa yang diterima lebih dari  5 us dari yang diinginkan. Range 0-200 nautical miles dengan mengabaikannya jika 300 nautical miles. Tracking Speed 0-2000 knots. Accuisition Time 1 s atau kurang. Memori 4-12 s kecepatan memori. r.f. Power Output >25 dBw dengan beban 50 . Interrogation Rate Overall kurng dari 30, menganggap pada jalur 95 % dari waktu, pencarian 5 % dari waktu. Auto Stand by Paling sedikit 650 pasangan pulsa per second diterima sebelum interogasi dilakukan. Tx Frequency Stability Diatas  0,007 %. Rx Sensitivity -90 dBm lock-on sensitivity. Lama Supression Pulse Blanket: 19 us mode x: 43 us mode y. Pulsa untuk pulsa: 7 us. Antenna V.S.W.R. 1,5: 1 over 962-1213 MHz dengan beban 50 . Isolasi Antenna >40 dB antara L band antenna. Output 1. Digital: 32 bit serial b.c.d. word paling sedikit 5 waktu per second, resolusi 0,01 nautical miles. Buffer dalam utilization equipment. 2. Analogue: pasangan pulsa 5-30 waktu per second dengan spasi, dalam us, 50+12,359d (d adalah slant range). Setiap beban 12 k diparallel dengan kurang dari 100 pf. 3. Range rate pulse transmitted untuk tiap 0,01 nautical mile range berubah. 4. Audipo >75 mW dengan beban 200-500 . 5. Impedansi output <200 . 6. Warning flag <1 v d.c. untuk peringatan, 27,5v d.c. untuk pengoperasian yang baik. Range Output Accuracy Dari 0,1 sampai 0,3 nautical mile, tergantung pada kekuatan sinyal dan waktu yang ditentekan. Ramp Testing Instalasi DME seharusnya diuji dengan menggunakan ramp test set yang mana digunakan menguji pancaran, simulasi bermacam range dan kecepatan, mengoperasikan sekurang-kurangnya satu set frekuensi untuk mode x dan mode y, dan menyediakan simulasi dari identifikasi. Dua jenis test set yaitu TIC T-24A (gambar 7.12) dan IFR ATC 600A (gambar 8.23). TIC T-24A Penggunaan battery, satu orang menggunakan test set dari kokpit dan menguji pancaran. Channel 17x dan 17e yang ada (108,00 dan 108,05 MHz VOR frukuensi) dari simulasi range dari 0-399,9 nm dalam penambahan 0,1 nm. Kecepatan inbound atau outbound dapat dipilih dalam penambahan 10 knot dari 0 sampai 999 knot. Squitter dipilih pada 700 – 2700 pasangan pulsa per second. Cirinya adalah menjadi 1350 atau sama dengan 1350 pasangan pulsa per second. Additional pasangan pulsa 10 nm sesudah jawaban pasangan pulsa dapat dipilih, untuk memeriksa echo protection. PRF meter terdiri dari dua range 0 – 30 dan 0 – 150. akhirnya jawaban persentase dipilih dalam penambahan 10% dari 10% - 100%. ATC 600A Pada testset ini tidak terdapat semua fasilitas dari T – 24A tetapi untuk kemampuan jauh lebih baik untuk ATC transponder (chapter 8). Seperti T – 24A pengoperasian ATC 600A pada channel 17x dan 17y. rangenya dapat diset dari 0 – 399 nm dalam langkah satu nm. 12 kecepatan yang berbeda dapat disimulasikan dalam range 50 – 2400 knots inbound atau outbound. Cirinya adalah 1350 pasangan pulsa per second. Persentase jawaban adalah salah satu 50 atau 100% yang dipilih. Kelebihan ATC 600A tidak ada pada T – 24A yaitu sebagai penginterogasi puncak rf power read out dengan akurasi kurang lebih 3dB (50%) dan pemeriksa frekuensi interogasi. Bench Testing Macam testset yang ada untuk bench testing dari DME salah satunya adalah TIC T – 50A (gambar 7.13) yang mana menyediakan fasilitas untuk ATC transponder bench testing. Disini tidak menjelaskan semua secara mendetail dari test set; cukup untuk menjelaskan bahwa test set dibuat dari modul pilihan jadi orang dapat memilih lebih cocok yang mana. Satu kelebihan yang mana harus disebutkan adalah kemampuan untuk mengukur pulsa rf dari DME interogator dengan resulusi 10 KHz. TIC menunjukkan bahwa banyak unit yang merubah output frekuensinya, kadang-kadang melebihi batas yang ditentukan, ketika terjadi perubahan pada pulse spacing, contohnya mode x ke y atau sebaliknya.

Monday, January 23, 2012

wajah halus tanpa jerawat, kembalikan kepercayaan dirimu

Bagi kaum hawa keabanyakan dari mereka sangat peka terhadap lingkungan yang berdebu dan terpaan sinar matahari langsung, namun mereka tidak dapat terhindar dari masalah tersebut akibat kesibukan kerja yang menuntut mereka untuk tetap aktif meski diluar ruang kerja. maka dari itu berbagai cara yang ditempuh para kaum hawa untuk menjaga kulit mereka terutama pada kulit wajah yang merupakan kulit yang mempunyai kepekaan yang lebih tinggi.
Namun untuk sekarang para kaum hawa tidak perlu lagi khawatir dengan perawatan kulit mereka karena sudah banyak cara yang dapat ditempuh untuk merawat kulit mereka agar tetap alus dan bersih, banyak alternatif yang dapat dijumpai saat sekarang ini mulai dari tingkat bawah sampai atas baik itu dari segi harga, kualitas dan waktu yang dibutuhkan untuk dapat melihat hasil dari produk tersebut.
melalui blog ini pun saya menawarkan kepada anda kaum hawa maupun kaum adam produk racian yang dapat menghaluskan kulit wajah, menghilangkan jerawat dan flek-flek hitam diwajah. bagi yang ingin mencoba dan membuktikan produk ini boleh menghubungi no. hp 085255668024 baik untuk info maupun pemesanan

Sunday, November 20, 2011

yamaha yzf r15 version 2 -vixion

Yamaha kembali meluncurkan produk motorcycle 150 cc yamaha yzf r15 version 2 dimana sebelumnya ada yamaha yzf r15. telah banyak perbedaan dari pendahulunya, yamaha yzf r15 version 2 kini lebih sporty. produsen yamaha india betul-betul mengerti akan kebutuhan konsumen dan persaingan bisnis kendaraan bermotor.
namun yamaha indonesia belum juga mau meluncurkan varian tersebut lantaran masih betah melakukan penjualan yamaha vixion dengan sedikit perubahan saja, mungkin ini merupakan taktik bisnis.....payah.


kembali lagi ke pokok bahasan,Motor generasi baru ini lahir dengan tampang yang lebih sporty dibanding pendahulunya dengan harga hanya sekitar 107.000 rupee atau sekitar Rp 19,8 jutaan saja.
Ada 3 warna pilihan yang disiapkan generasi baru dari motor bertagline 'Racing Instinct' ini yakni sunset red, midnight black and racing blue.


Berbagai perubahan muncul di motor yang dikeluarkan di India tersebut meliputi ECU baru dan drivetrain baru. Selain itu, jok Yamaha R15 version 2.0 kini dibuat bertingkat alias split seat.


Untuk urusan desain, penyegaran terasa di hampir sekujur tubuh motor berfairing ini terutama di sisi samping dan belakang. Untuk bagian belakang, Yamaha bahkan menempatkan lampu belakang R15 version 2.0 yang lebih sporty dengan LED.


Motor ini mewarisi supersport model YZF-R1 model, model ini sekarang menjadi atraktif dengan desain baru dan fitur baru seperti transmisi 6 kecepatan, aluminium swing arm yang pertama kali diterapkan di motor di India, dan LED tail lamp,
Tapi dengan segala perubahan tersebut, bobot motor ini pun jadi naik sampai 5 kg dari generasi sebelumnya menjadi 136 kg.


Spesifikasi Yamaha R15 versi 2.0 masih menggunakan mesin 150 cc yang sama dengan generasi sebelumnya dengan produksi tenaga 17 PS di kitiran 8.500 rpm serta torsi 15 Nm di 7.500 rpm. Mesin tersebut disandingkan dengan transmisi manual 6 speed.

Tuesday, October 4, 2011

ganti setang stir yamaha vixiondengan stir merk TDH




VIXI menurut saya cukup sporty desain rangka berawal dari pendahulunya yaitu yamaha yzf-125 yang lebih ditujukan untuk replica yamaha yzf-R6. sayang diindonesia yzf-125 tidak diproduksi massal seperti adiknya vixi atau diluar lebih dikenal sebutan yamaha yzf-R15 walau berbeda dari cap body dan ditambah dengan adanya firing depan. buat motor vixi saya perlahan mulai melakukan perubahan dimulai dari penggantian kaki-kakinya dengan memakai pelek v-rossi dibalut dengan ban keluaran IRC ukuran depan 2.5"inchi-90/80 belakang 3,5"inchi 130/70 menggunakan ban keluaran FDR. bulan berikutnya setelah ada dana saya mulai lagi mengganti stang stir, untuk mengganti stangnya saya ingin model stang patah yang memiliki kemiringan 15 derajat agar setang nantinya tidak mentok ditangki. untuk mendapatkannya saya harus berpindah-pindah toko dimakassar untuk mencari sesuai yang saya butuhkan dan akhirnya dapat juga yang sesuai dengan merk TDH racing hasilnya bisa lihat di gambar. habis pasang lumayan juga posisi duduk agak bungkuk kedepan lumayan kwkwkwkw.....tapi saya jadi puas karna belum ada yang berani memasang seperti punya saya hiii...
sebulan kemudian saya mulai lagi mengganti dibagian pijakannya (footstep) banyak merk (NUI, Yoshimura, Racing performance,Dll)dan harga mulai 200-700 ribu rupiah tp saya lebih memilih NUI karna lebih banyak setelannya dan menurut saya lebih cocok di vixi saya.puas........
sebulan selanjutnya saya mulai mengganti rem belakang menggunakan sistem disc break, untuk cakram belakang ini saya menggunakan merk nissin lumayan bahannya lebih ringan, asli copotan suzuki satria LSCM ma suzuki shogun sp. kebetulan lagi nganggur.untuk yang terakhir batok lampu depan saya ganti punya batok suzuki satria FU 150.
buat experimen vixi saya selanjutnya masih menunggu ide apa saja yang keluar dari kepala ini buat merupah tampilan si vixi......thanks.

Thursday, August 18, 2011

keputusan menteri

SAFETY MANAGEMEN SYSTEM http://hubud.dephub.go.id/?id+regulasi_km+detail

Wednesday, August 3, 2011

Beramal Sesuai Dengan Kemampuan

لَمْ يَكُنْ النَّبِيُّ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَصُومُ شَهْرًا، أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ، يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ، وَكَانَ يَقُولُ : خُذُوا مِنْ الْعَمَلِ، مَا تُطِيقُونَ، فَإِنَّ اللَّهَ، لَا يَمَلُّ، حَتَّى تَمَلُّوا

(صحيح البخاري)

Berkata Siti Aisyah ra: Belum pernah Nabi SAW berpuasa (puasa sunnah) di suatu bulan lebih banyak dari puasa beliau di bulan sya’ban, dan pernah beliau SAW berpuasa (sunnah) dibulan sya’ban keseluruhannya, (kecuali hari terakhir), dan beliau SAW bersabda: Beramallah dengan amal yang sesuai kemampuan kalian, maka sungguh Allah tiada pernah bosan, hingga kalian yang bosan” (Shahih Bukhari)

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ وَاْلحَمْدُلِلهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ الْحَمْدُلِلهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِيْ هَذَا اْلجَمْعِ اْلعَظِيْمِ

Limpahan puji ke hadirat Allah Swt Yang Maha Luhur, Yang Maha Mengundang kita hadir di dalam acara dan kemuliaan yang luhur ini, semoga Allah Memuliakan dan Meluhurkan setiap langkah kehidupan kita dhahir dan bathin kita, amal – amal kita dimuliakan hingga semakin terluhurkan sepanjang hidup kita hingga kita wafat dalam puncak keluhuran, berjumpa dengan Rabbul ‘Alamin di hari kiamat di dalam puncak kemuliaan sebagai tamu yang dimuliakan Allah, sebagaimana malam ini kita hadir sebagai tamu Allah, tamu kehormatan yang dimuliakan Allah maka semoga kelak di yaumal qiyamah nama kita dipanggil satu per satu sebagai tamu kehormatan Allah, tamu kehormatan Rabbul ‘Alamin Swt. Semoga cahaya menerangi sanubari kita, semoga cahaya menerangi hari – hari kita, cahaya kenikmatan, cahaya kebahagiaan, cahaya keluhuran, cahaya kesucian, cahaya ucapan, cahaya penglihatan, cahaya pendengaran, cahaya dalam setiap nafas kita dan setiap apa – apa yang kita lakukan Allah berikan cahaya keberkahan, cahaya kemuliaan, cahaya kesucian, cahaya pengampunan, Ya Rahman Ya Rahiim. Malam – malam terakhir di bulan sya’ban yang luhur berhadapan dengan bulan ramadhan bulan yang terluhur. Raja dari semua bulan yaitu Bulan Ramadhan.

Sampailah kita pada hadits mulia ini bahwa diriwayatkan oleh Sayyidatuna Aisyah radhiyallahu Radhiyallau ‘anha anha wa ardhaha bahwa “belum pernah Nabi Saw melakukan puasa, puasa sunnah lebih banyak dari bulan sya’ban bahkan pernah beliau melakukannya sebulan semuanya di bulan sya’ban”. Namun maksudnya adalah sebagian besar daripada bulan sya’ban, demikian dijelaskan oleh Imam Ibn Hajar Al Atsqalani didalam Fathul Baari bi syarah Shahih Bukhari, makna sya’ban kullahu adalah sya’ban aktsarahu, jadi sebagian besar daripada bulan sya’ban Rasul Saw berpuasa. Namun ada juga Imam Ibn Hajar mengatakan bahwa Rasul betul – betul berpuasa seluruh bulan sya’ban kecuali hari terakhirnya yaitu hari syak hari penghujung bulan sya’ban memasuki bulan ramadhan.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Terdapat 2 pendapat di dalam puasa di bulan sya’ban di setengah yang kedua setelah nisfu sya’ban, sebagian ulama mengatakannya makruh. Namun dengan riwayat ini dan juga para Imam – Imam pendahulu kita para shalafus-shalih, mereka memperbanyak puasa bahkan ada diantara mereka dimulai dari bulan rajab sudah berpuasa. Rajab, sya’ban, ramadhan tidak berhenti puasanya kecuali di hari syak yaitu hari terakhir di bulan sya’ban. Kenapa mereka sebagian memakruhkan puasa di setengah bulan sya’ban yang terakhir, 15 sya’ban setelah nisfu sya’ban? karena sebagian Imam menjelaskan di hari – hari itu justru kita tidak berpuasa sunnah supaya ramadhannya lebih terasa, namun itu di masa mereka. Di masa mereka itu ibadah puasa itu sangat ringan terasanya maka dibiarkan sya’ban berpuasa setengah bulan saja, maka mulai awal ramadhan terasa kembali lapar dan hausnya hingga terasa puasanya. Berbeda dengan kita, Di masa kini, yang saat kita lemah barangkali sebagian dari muslimin bahkan sebagian besar muslimin lemah dari beribadah puasa dan kuat berbuat dosa, justru layaknya memperbanyak juga puasa di bulan sya’ban untuk mempermudah puasanya di bulan ramadhan. Karena kalau puasa sya’ban setengah hari tidak kuat bisa batal karena puasa sunnah bukan puasa yang wajib. Namun ketika sudah masuk bulan ramadhan, ia sudah terbiasa dengan puasa di bulan sya’ban maka hal itulah yang dilakukan oleh Rasulullah Saw sebagaimana dijelaskan oleh Al Imam Ibn Hajar Al Atsqalani bahwa Rasul memperbanyak puasa di bulan sya’ban, karena bulan sya’ban ini bulan tengah antara awal bulan rajab dan bulan ramadhan banyak orang ghaflah (lalai) di bulan sya’ban. Demikian dijelaskan Al Imam Ibn Hajar maka Rasul justru memperbanyak ibadah di malam itu, di malam – malam bulan sya’ban dan memperbanyak puasa di bulan sya’ban.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Di hadapan kita bulan terluhur yang setiap pahala ditambahkan 700x lipat. Setiap pahalanya dilipatgandakan 700x lipat bahkan lebih. Dijelaskan oleh Hujjatul Islam wabarakatul anaam Al Imam Nawawi alaihi rahmatullah bahwa puasa ramadhan adalah salah satu amal yang dilipatgandakan padanya 700x lipat bahkan lebih untuk ibadah selain puasanya di bulan ramadhan. Kalau ibadah puasanya tidak ada hitungannya, sudah melebihi daripada itu karena Allah Swt telah menjelaskan langsung di dalam firman-Nya

الصِّيَامُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِه

“bahwa puasa itu adalah untuk-Ku (Allah) dan Aku akan membalasnya langsung”.

Maka hadirin – hadirat, tanpa perhitungan 700x lipat lebih dari itu. Setiap detik selain ibadah puasanya, tidak dibayangkan besarnya pahala seperti apa puasa itu. Selain itu setiap detik ibadah kita 700x lipat atau lebih karena hadits shahih bukhari dan shahih Muslim dan lainnya menjelaskan itu, hujjatul islam imam nawawi mengatakan 10x sampai 700x lipat atau lebih. Namun Al Imam Nawawi menjelaskan bahwa yang 700x lipat itu kapan? diantaranya di bulan ramadhan kalau secara waktu, kalau secara tempat diantaranya Masjidil Haram atau di majelis – majelis dzikir seperti sekarang ini, seperti saat ini tidak mustahil sekali seakan – akan 700x lipat atau lebih karena di dalam perkumpulan yang penuh keberkahan.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Bisa kita bayangkan setiap kali ibadah kita dikalikan 700x lipat. Kita tidak tau apakah ramadhan yang akan datang masih akan kita temui atau ini adalah ramadhan terakhir bagi kehidupan kita. Maka oleh sebab itu perbanyaklah ibadah semampu kita sebagaimana hadits yang diteruskan oleh Rasul Saw bersabda riwayat Sayyidatuna Aisyah “beramal lah sebagaimana kemampuan kalian”. Jangan memaksakan diri, sekedar saja sesuai kemampuan kalian.

إِنَّ اللَّهَ لَا يَمَلُّ، حَتَّى تَمَلُّوا

“Sungguh Allah Swt itu tidak pernah bosan sampai kalian sendiri yang bosan”. (HR. Shahih Bukhari), Allah Swt nggak ada bosannya.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Oleh sebab itu fahamilah bahwa di dalam rahasia kemuliaan ibadah itu berbuatlah semampunya dan seindahnya. Jangan berbuat ibadah itu semampunya tetapi kita tidak berbuat semampunya malah berbuat semaunya. Nah, kalau semampunya layaknya membuat ibadah itu seindah – indahnya dan semampu kita. Allah tidak memaksakan lebih daripada kemampuan kita. Lalu Rasul Saw bersabda

اِكْلِفُوْا مِنَ اْلأَعْمَالِ مَا تُطِيْقُوْنَ

(رواه البخاري)

“paksa dirimu sampai batas kemampuan”. (HR. Shahih Bukhari)

Maksudnya apa? Jhal ini penjelas dari lihat firman Allah swt

لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا

(البقرة :٢٨٦ )

“Tiadalah Allah Swt memaksa seorang manusia itu melebihi kemampuannya”. (QS. Al Baqarah : 286)

Tidak demikian hadirin untuk bermalas – malasan, jangan sampai hal itu terjadi, justru dijadikan Rasul Saw bersabda paksa dirimu sampai batas kemampuanmu. Kalau sudah sampai batas kemampuan itu tidak mampu lagi maka jangan paksakan lebih dari itu.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Sebagian dari kita justru memaksakan diri dalam hal – hal yang bersifat fana, namun tidak memaksakan diri dalam hal – hal yang bersifat abadi. Diriwayatkan didalam satu riwayat yang tsiqah (riqYt yg kuT Dasarnya) ketika seseorang diberi ada sayembara dimana orang yang punya tanah yang sangat luas, ia berkata “aku berikan tanah ini pada siapa saja yang ia pergi mulai terbitnya fajr (subuh) dan ia sudah kembali sebelum terbenam matahari”, sejarak yang ia tempuh ujungnya, tanah itu miliknya. Silahkan ambil! Maka orang pun berduyun – duyun, salah satu diantaranya dengan sigapnya ia mulai berangkat dari mulai terbitnya fajr ia berlari dengan sekencang – kencangnya, belum sampai beberapa 1 jam baru mencapai waktu isyraq ia sudah terengah – engah namun ia paksakan dirinya terus, karena apa? ini makin terik banyak tanahnya yang harus ia capai ia dapatkan maka ia terus memaksa dirinya akhirnya keberatan dengan bawaannya, makanan dan minuman pun ia tinggalkan, ia teruskan lagi dan tidak kembali lagi ditaruh makanan dan minuman ini maka ia tinggalkan. Sampai waktu dhuha ia sudah kelelahan, sampai waktu dhuhur ia sudah berjalan perlahan – lahan namun ia masih terus memaksakan dan ia harus kembali mencapai jalan yang ia sudah lewati dengan berlari, berjalan cepat sampai berjalan sampai sudah tengah hari ia mencapai jalan pulang dan belum sampai tempatnya ia sudah terjatuh dan ia merangkak memaksakan dirinya untuk mencapai waktu terbenamnya matahari di tempat ia mulai, namun belum sampai ke tempatnya ia sudah wafat kelelahannya maka yang ia dapatkan hanya tanah 1 x 2 meter untuk makamnya. Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, hal seperti ini teriwayatkan dan jangan sampai kita terjebak di dalamnya.

Rahasia kemuliaan ibadah ditawarkan sedemikian 700x lipat dalam setiap satu ibadah, sekali kau bersujud terhitung 700x sujud, sekali kau memuji Subhanallah atau berdzikir dikalikan 700x atau lebih, betapa agungnya!. Namun hadirin – hadirat, ada juga beberapa pahala yang perlu kita pahami didalam rahasia kemuliaan bulan sujud ini. Bulan ramadhan itu kalau kita hitung dengan perhitungan witir dan ba’diyah isyanya 1500x sujudnya, karena kalau 20 rakaat berarti 40x sujud dalam setiap malamnya. 1 bulan kalau 30 hari 1500x, tambah witir 3 rakaat kalikan 30 kalikan 2, karena setiap 1 rakaat 2x sujud tambah ba’diyah isyanya 2 rakaat kalikan 30 hari kalikan 2 setiap rakaatnya, jumlahnya 1500x sujud. Hanya ba’diyah isya, sholat tarawih, dan sholat witir. Hadirin, ba’diyah isya, sholat tarawih, dan sholat witir 3 rakaat, ini semua sudah 1500x sujud. Itu sholat malam kita. Hadirin – hadirat, dan salah satu malamnya sudah tersirat malam lailatul qadr. Hadirin – hadirat, terangi malam itu dengan kemuliaan malam seribu bulan, di bulan ramadhan itu berapa banyak rahasia kemuliaan dari keberkahan yang Allah berikan kepada hamba – hamba Nya berupa kemudahan khususnya bagi para pecinta Sayyidina Muhammad Saw. Kejadian Badr Al Kubra kejadiannya di bulan ramadhan, kejadian Fatah Makkah dimana Makkah Al Mukarramah dikembalikan ke dalam iman ke dalam islam diruntuhkan 360 patung – patung quraisy berhala – berhalanya. Ka’bah dibersihkan dari 360 patungnya hal itu kejadiannya juga di bulan ramadhan. Dan di bulan ramadhan juga kejadian yang sangat agung yang sudah kita kenal yaitu Nuzulul Qur’an (turunnya alqur’anul karim) di bulan ramadhan juga dan kejadian yang lain malam lailatul qadr.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Demikian agungnya bulan yang sangat suci dan luhur ini maka muliakanlah semulia – mulianya ajakan Allah Swt. Didalam syarat orang – orang yang wajib berpuasa atau puasa, ada 5 syarat yaitu: Yang pertama Islam, sudah jelas. Kalau seandainya ia non muslim tidak perlu berpuasa ramadhan. Hadirin – hadirat, lalu bagaimana bila ia seorang yang murtad (sudah muslim keluar dari islam) lalu kembali lagi (ke islam lagi) maka ia wajib meng qadha puasa ramadhannya yang ia lewati karena ia sudah keluar islam di satu masa lalu ia murtad lalu ia kembali di satu masa dan ia wajib meng qadhanya. Yang kedua Aqil dan Baligh. Berakal dan baligh (baligh adalah orang yang sudah mencapai usia baligh). Berakal disini tentunya lepas dari orang – orang yang tidak waras. Orang yang tidak waras tidak wajib berpuasa, namun jika ketidakwarasannya itu sembuh maka ia mengganti dengan meng qadhanya. Kalau ia pingsan, tidak disebut tidak waras. Yang ketiga adalah Kemampuan, yang mampu melakukan puasa yaitu siapa? ada orang – orang yang menyusui atau orang – orang yang hamil tidak mampu berpuasa, atau orang – orang yang haram, haram itu sudah lanjut usia dan tidak mampu berpuasa maka tidak diwajibkan bagi mereka berpuasa. Yang keempat Kesehatan, kalau ia sehat termasuk padanya orang yang suci dari haidh dan nifas, ini masuk kepada yang mampu. Kalau ia dalam keadaan haidh ataupun nifas maka ia tidak berpuasa ramadhan namun ia meng qadhanya di waktu lainnya. Selanjutnya masalah sehat, kalau seandainya ia sakit dan dirisaukan akan membawa mudharat atau bahaya bagi dirinya jika ia paksakan berpuasa maka ia hendaknya berbuka lalu meng qadhanya di hari lainnya. Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, demikian dan jika ia tidak waras atau ia pingsan. Kalau pingsan membatalkan puasa maka ia wajib meng qadhanya, kalau ia tidak waras lalu sembuh maka hendaknya ia meng qadhanya. Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, lalu yang terakhir adalah wajib berpuasa bagi orang yang tinggal di tempat tinggalnya, bukan dalam keadaan perjalanan. Kalau perjalanan melebihi marhalatain (yaitu perjalanan 82 kilometer) maka ia boleh melakukan buka puasanya namun hendaknya ia keluar dari wilayahnya sebelum terbitnya waktu subuh, sebelum subuh sudah keluar, dari Jakarta misalnya menuju bandung, gimana kalau di perjalanan bib, boleh nggak? ya kalau tujuannya melebihi 82km, maka ia kalau safar menuju jarak lebih dari 82km maka mulai ia keluar dari tempat / wilayahnya, maka ia sudah boleh buka jika mau, karena tujuannya menxapai 82km, walau ia baru mencapai beberpa km saja, namun yg dijadikan acuan hukum adalah jarak tujuannya, maka walau belum mencapai 82 km ia sudah boleh buka puasa untuk perjalanan 82 km nya atau lebih, kalau kita safar dan keluar dari wilayahnya sudah mencapai waktu fajarm mnaka tak dibelohkan ia buka hari itu, walau jaraknya 82km, maka boleh buka pada hari esoknya jika safar masih berlanjut. Kalau sudah sampai di tempatnya ke tempat tujuannya sudah sampai maka selesai sudah masanya, nggak boleh lagi kita berbuka puasa, kita harus melanjutkan puasanya. Kecuali ia niat tinggal di tujuannya maksimal 6 hari, maka ia termasuk bileh buka, asal jangan melebihinya, Demikian saudara – saudariku yang kumuliakan.

Lalu bagaimana dengan qadha puasanya? Banyak sekali ditanyakan. Wanita yang menyusui lalu batal puasanya sama hukumnya dengan wanita yang hamil. Hukumnya sama, bagaimana? kalau ia batal itu sebab kelemahan dirinya karena risau akan keselamatan dirinya maka ia batal, ia hanya meng qadha puasanya saja. Tapi kalau karena janinnya atau ia menyusui karena bayinya bukan karena dirinya atau karena keselamatan janinnya maka ia meng qadha ditambah setiap hari sekali karena ia tidak puasa maka qadha (misalnya 5 hari atau 10 hari) ia meng qadha ditambah setiap harinya sedekah 1 mud fidyah. 1 mud itu berapa perhitungannya? Perhitungan 1 mud itu seperti 12 mud itu sama dengan 10 liter, jadi kira – kira 4 mud itu 3,5 liter, gampangnya begitu. 12 mud sama dengan 10 liter, itu fidyah. Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, hal – hal seperti itu layak kita ketahui karena barangkali kita melewati kejadian seperti itu atau barangkali diantara kita ada yang tanya atau keluarganya atau kerabatnya menyangkut masalah itu. Hal – hal yang terjadi tanpa disengaja tidak membatalkan puasa. Muntah nggak sengaja tidak membatalkan puasa, itu sudah kita bahas. Lalu keluar darah mimisan juga tidak membatalkan puasa. Yang membatalkan puasa itu suntikan apabila ia masuk ke syaraf, di tangan tapi ke syaraf, itu syaraf mengalirkan darah masuk ke jantung, itu membatalkan. Segala sesuatu yang masuk dengan sengaja ke al jauf. Jauf adalah yang dibawah leher dan diatas pinggang, pinggang ke atas sampai ke leher itu disebut al jauf. Masuk kesitu maka membatalkan puasa. Untuk suntikan kalau ia dibius lokal untuk wilayah lokal saja maka tidak membatalkan puasa tapi kalau masuk ke urat maka urat akan mengalirkan ke jantung masuk ke al jauf jadi membatalkan puasa. Demikian hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, saya sebutkan dan juga sudah sering kita bahas.

Hal – hal selanjutnya akan kita bahas dan kita pahami bahwa rahasia kemuliaan puasa itu tersimpan di dalam setiap usia kita. Patut bagi kita untuk membuka dan memahaminya. Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah, didalam rahasia kemuliaan ramadhan, Allah Swt berikan rahasia keagungan di malam lailatul qadr. Di malam yang luhur itulah Allah Swt menjadikan setiap ibadah yang beribadah di malam itu seakan pahalanya seribu bulan. Bukan detik sa’atul ijabah, lailatul qadr itu turun malaikat dimalam itu sampai terbitnya fajar, sampai naik fajr. Itu kemuliaan sa’atul ijabah terus saat itu sepanjang malam sampai subuh. Hadirin – hadirat, jadi bukan sedetik dua detik, tapi sepanjang malam. Cuma malamnya yang mana? sebagian mengatakan di 10 malam terakhir, ada yang mengatakan di malam – malam ganjil di 10 malam terakhir, ada yang mengatakan di malam pertama bulan ramadhan, ada yang mengatakan di malam terakhir bulan ramadhan, masing – masing punya pendapat. Ya sudah perbanyak saja ibadah setiap malamnya, pastikan salah satu malamnya kena. Siapa yang ibadah di malam itu dikalikan seribu bulan. Kalau tarawih setiap malam nggak lepas pasti salah satunya kena ke dalam malam yang kita lalui dikalikan seakan – akan seribu bulan. Nah di malam itu ada sa’atul ijabah, yaitu apa detik – detik dimana Allah Swt pasti mengabulkan doa hamba-Nya, apapun macamnya.

Sewaktu – waktu ada kejadian di Makkah, zaman kakek saya tinggal disana. Ini cerita – cerita orang – orang badui yang muslim, mereka suami istri jalan dengan onta. Masuk ke wilayah lembah dengan ontanya jalan kaki dengan onta. Dua – duanya orang awam/dusun, istrinya berkata “bagaimana kalau malam ini malam lailatul qadr dan kita kena pas saatnya ijabah, kamu mau apa?”, suaminya : “aku ingin tidak capek”, “kenapa?”, “kaki onta tinggi kalau kita berdiri”. Hadirin – hadirat, itu perutnya masih di atas kepala kita. “pendekkan kakinya”, seperti naga gitu, supaya apa? supaya mudah menaikinya, Begitu mengucap seperti itu tepat disaat sa’atul ijabah di malam lailatul qadr, maka seluruh ontanya menjadi pendek. Bingung dia cari ontanya lari – lari masuk ke semak – semak tidak kelihatan, karena pendek sudah seperti ular bentuknya. “Astaghfirullahal adzhim, ini gara – gara ucapanmu nggak bener”, kata istrinya. Suaminya bingung dan berkata : aku tidak menyangka akan begini sebab ucapanku, ontaku lari ke semak – semak tidak keliahatan sudah seperti ular ntidak ada kakinya, kakinya pendek sekali”.

Namun dijelaskan oleh para ulama kita memungkinkan bahwa lailatul qadr itu sa’atul ijabah bisa datang dua sampai tiga kali. Dan hadirin – hadirat, onta orang dusun itu yang satu kemana yang satu ke semak – semak yang satu masuk ke rumah berpencar dan tidak ketahuan keeradaannya kalau tidak ada kakinya onta kita itu”, tapi suaminya berkata “kalau seandainya ini malam lailatul qadr berulang – ulang lagi, aku minta dikembalikan semula lagi”, Subhanallah! Di waktu yang tepat. Itu cerita dari kakek saya. Maka kembalilah semua onta itu pada bentuk aslinya sebagaimana sebelum ia berdoa pertama kali, maka kembali adanya, maka berkata istrinya “kamu ini bagaimana?, doanya koq seperti inii, onta kita mau pendek mau tinggi, coba minta/doa yang lain tadi”, suaminya menjawab :“aku juga tidak tau, tadi bahwa ada saat ijabah lagi muncul kedua kalinya”.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Semoga Allah memberikan kita sa’atul ijabah, kita minta satu dua kali namun jadikan setiap detik adalah sa’atul ijabah, Ya Aziz semoga Allah Swt menjadikan hari – hari kita didalam kemuliaan dhahiran wa bathinan sepanjang waktu dan zaman.

Hadirin – hadirat, di malam ini kita akan membacakan fatihah untuk yang wafat yaitu beberapa nama yang wafat diantaranya adalah AlHabib Syauqi bin Syahab, usianya sepuh dan beliau seorang yang berjasa pada majelis rasululllah saw dalam masa perkembangannya dan beliau wafat pada beberapa hari yang lalu dan juga wafat AlHabib Salim bin alwi alhamid kebun nanas beberapa hari yang lalu. Demikian pula hb syaugi bin shahab, semoga Allah Swt memberikan maghfirah, diberikan keluasan di alam barzah dan semua yang kerabat dan sahabat kita yang wafat. Allahumma firlahum……ala hadziniyah wa kulli niyyatin sholihah wa ila hadrotin Nabi Muhammad saw,.alfatihah

Kita berdoa bersama – sama semoga kita selalu mendapatkan kesehatan dan afiah, Allah Swt tidak mewafatkan kita kecuali dalam keadaan husnul khatimah, kumpulkan kami bersama orang – orang yang mencintai Allah, jadikan kami orang – orang yang mencintai Nabi Muhammad Saw, orang yang paling ramah, orang yang paling sopan, orang yang paling indah budi pekertinya, orang yang paling berlemah lembut kepada siapapun, Nabi kita Muhammad SAW wa barak’alaih wa ‘ala alih.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Maka kita memohon kepada Rabbul ‘Alamin di malam selasa ini, di minggu terakhir bulan sya’ban ini, malam selasa yang akan datang kita masih tetap di masjid ini dan majelis ini tidak ada liburnya. Hadirin – hadirat yang masih bisa hadir silahkan hadir, kalau yang mudik semoga diberi keselamatan.

Hadirin – hadirat yang dimuliakan Allah,
Mari kita bermunajat bersama, memohon kepada Allah Swt seluruh hajatmu, hadirkan apa yang kau inginkan, yang kau harapkan, Allah Maha Melihat dan Allah Maha Mendengar

فَقُوْلُوْا جَمِيْعًا

Katakanlah bersama – sama……..

يَا اللهْ يَا اَللهْ يَا اللهْ... يَا اللهْ يَا اَللهْ يَا اللهْ

Seluruh hajat kami, segala yang kami harapkan beri lebih dari yang kami minta, beri kami kebahagiaan, beri kami kemudahan, beri kami ketenangan, beri kami kesejahteraan dunia dan akhirat. Kau-lah Yang Maha Tunggal dalam Keabadian, Tunggal dan Abadi dalam Kesempurnaan, Tunggal dan Abadi dalam Keindahan, Tunggal dan Abadi dalam Kekuasaan, Tunggal dan Abadi dalam segala kejadian dan ketentuan, Tunggal dan Abadi dalam menguasai setiap nafas kita. Wahai Yang Maha Mengetahui berapa sisa nafas kami yang akan datang, jangan akhirkan sisa usia kami pada sia – sia, namun pada Kasih Sayang-Mu, pada Kelembutan-Mu, pada Pengampunan-Mu

Robbana dholamna anfusana wa ilam taghfirlana watarhamna lana kunanna minal khasirin….. (doa Nabi Adam) Jika Kau tidak mengasihani kami, tidak mengampuni kami, kami………….dalam segala waktu dunia dan akhirat
Di Majelis ini menjanjikan pengampunan-Mu

ياَابْنَ آدَمَ إِنَّكَ مَا دَعَوْتَنِيْ وَرَجَوْتَنِيْ غَفَرْتُ لَكَ عَلَى مَا كاَنَ وَلاَ أُباَلِيْ

Wahai keturunan Adam jika kau berdoa dan berharap kepada-Ku, Ku-ampuni dosa – dosamu tanpa Ku-pertanyakan lagi, jika kau datang dengan membawa dosa setinggi langit lalu kau meminta pengampunan kepada-Ku, Ku-ampuni dosa – dosamu

Sunday, July 31, 2011

Belajar Balap

kalo kamu mau lihat gimana cara pembalap superbike menikung dijalan dengan kecepatan tinggi, kamu bisa download videonya disini atau disini